Gibasokus.com – Program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa di Desa Kemu Ulu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan, menuai keluhan dan tanda tanya besar dari masyarakat.
Realisasi bantuan yang seharusnya dinikmati warga diduga tidak berjalan sesuai peruntukannya.
Salah satu warga Dusun I berinisial KD mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran 2024, ketahanan pangan desa dialokasikan dalam bentuk ternak ayam dan kambing.
Namun, menurutnya, realisasi di lapangan tidak sesuai dengan yang dianggarkan. Untuk ternak ayam, jumlah yang direalisasikan diduga tidak mencapai target, sementara keberadaannya kini tidak lagi jelas.
“Kalau memang jumlahnya sesuai anggaran, kami tidak pernah melihat secara utuh. Ayam yang ada diduga hanya sebagian, dan sekarang sudah tidak jelas lagi keberadaannya,” ujar KD.
Hal serupa juga terjadi pada ternak kambing yang disebut sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa.
Warga mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah kambing yang direalisasikan, lokasi pemeliharaan, maupun siapa yang mengelolanya.
“Untuk kambing juga sama. Tidak pernah jelas, tidak pernah diumumkan ke warga. Tiba-tiba ada dalam laporan, tapi di lapangan kami tidak tahu di mana,” tambahnya.
Kondisi ini memicu kecurigaan dan kekecewaan masyarakat karena program ketahanan pangan seharusnya dikelola secara transparan dan bertujuan meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan warga desa.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Kepala Desa Kemu Ulu membantah adanya permasalahan.
Ia menyatakan bahwa program ketahanan pangan telah direalisasikan.
“Semua ada. Warga saja yang tidak tahu,” singkat kepala desa.
Namun pernyataan tersebut dinilai belum menjawab keresahan masyarakat, terutama terkait kejelasan jumlah ternak ayam dan kambing, lokasi pemeliharaan, serta pengelolaannya.
Masyarakat berharap pihak terkait, mulai dari Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), hingga aparat penegak hukum, dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan agar persoalan ini menjadi terang dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Rilis Fery fernando